Mangkurawang Siapkan Pemekaran RT, Fokus Perbaiki Layanan di Kawasan Padat Penduduk

Lurah Mangkurawang, Ardiansyah. (Foto: Istimewa)

ESENSIAL NEWS – Pemerintah Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, tengah menyusun langkah pemekaran wilayah Rukun Tetangga (RT) untuk menjawab tantangan pelayanan publik di wilayah padat penduduk.

RT 18 menjadi titik perhatian utama karena saat ini menampung sekitar 800 kepala keluarga.

Lurah Mangkurawang, Ardiansyah, menyebutkan jika beban pelayanan yang berat membuat efektivitas administrasi warga mulai terganggu.

Ia menyatakan bahwa pemekaran wilayah akan menjadi solusi yang logis dan berdampak langsung terhadap perbaikan akses pelayanan.

“RT 18 terlalu padat, sehingga pelayanan kepada warga mulai kurang maksimal. Pemekaran ini kami harapkan dapat memperbaiki kondisi tersebut,” ujar Ardiansyah saat dikonfirmasi via telepon, pada Rabu (14/5/2025).

Rencana tersebut akan membagi wilayah RT 18 menjadi empat RT baru yang mencakup perumahan eks Tanjung, Kendis, Dinar Mas, serta pemukiman di Jalan Usaha Tani hingga batas Desa Rapak Lambur. Sementara sebagian wilayah RT lama akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari struktur yang ada.

Pemekaran masih dalam tahap administrasi dan menunggu penetapan resmi dari pihak berwenang. Ardiansyah menambahkan bahwa proses ini juga akan berkaitan dengan rencana pemekaran Desa Mangkurawang Darat yang akan melibatkan lima RT untuk berdiri sebagai desa mandiri.

“Jika Desa Mangkurawang Darat terbentuk, lima RT akan pindah ke sana, sehingga RT di Mangkurawang berkurang dari 20 menjadi 15. Namun, penambahan empat RT baru dari pemekaran RT 18 tetap akan membuat pelayanan lebih terfokus,” jelasnya.

Dengan pemekaran ini, kelurahan berharap distribusi layanan sosial, administrasi, dan keamanan menjadi lebih merata dan efisien. Warga di wilayah padat pun akan mendapat perhatian lebih proporsional, sesuai kapasitas perangkat RT masing-masing.

“Dengan pemekaran RT, pelayanan kepada warga bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Ini demi kemajuan bersama,” tutup Ardiansyah. (ADV/HM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Di tengah arus informasi yang kian deras, Esensial.id berkomitmen menyajikan fakta yang relevan, akurat, dan berimbang tanpa kehilangan esensi dari peristiwa yang disampaikan. Setiap konten diproduksi dengan semangat menjaga substansi, memastikan publik memperoleh informasi yang jernih, bermakna, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan mengedepankan ketepatan data, kedalaman konteks, serta bahasa yang lugas, Esensial.id berupaya menjadi rujukan informasi yang tidak sekadar cepat, tetapi juga bernilai, sehingga pembaca dapat memahami peristiwa secara utuh dan kritis.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.