


ESENSIAL.ID – Hubungan bilateral Indonesia dan Australia menjadi fokus utama dalam wawancara eksklusif program Narasi bersama Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. Pertemuan yang berlangsung di sebuah kedai kopi di pusat perbelanjaan Jakarta itu dikemas dalam suasana santai, namun sarat pembahasan strategis. Najwa Shihab dan Anthony Albanese mendiskusikan berbagai isu penting, mulai dari dinamika hubungan kedua negara, perkembangan geopolitik global, konflik kemanusiaan di Gaza, hingga tantangan masa depan generasi muda di tengah pesatnya dunia digital. Wawancara ini dipublikasikan melalui kanal YouTube Najwa Shihab pada 9 Februari 2026 dan telah ditonton lebih dari 10.000 kali, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu yang dibahas.
Najwa Shihab membuka perbincangan dengan menggambarkan kedekatan historis dan emosional antara Indonesia dan Australia. Ia mengungkapkan pengalamannya sebagai penerima beasiswa pemerintah Australia dan pernah menempuh pendidikan di The University of Melbourne. Pengakuan tersebut menjadi pengantar yang mempertegas kuatnya hubungan antarmasyarakat kedua negara, tidak hanya pada level pemerintahan, tetapi juga pendidikan dan kebudayaan.
Dalam wawancara tersebut, Anthony Albanese menegaskan pentingnya Indonesia bagi Australia. Ia mengatakan ” Indonesia adalah destinasi wisata nomor 1 bagi warga australia”. Pernyataan ini mencerminkan eratnya hubungan people-to-people yang selama ini menjadi fondasi penting kerja sama kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.

Percakapan kemudian mengarah pada isu global, khususnya konflik Gaza. Najwa Shihab menanyakan pandangan PM Albanese terkait keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace untuk Gaza serta sikap Australia terhadap ajakan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk turut terlibat dalam inisiatif tersebut. Menanggapi hal itu, Anthony Albanese menjelaskan bahwa dia dapat memahami keputusan indonesia untuk bergabung dengan board of peace. Ia juga meyakini warga Australia sejatinya ingin melihat keberadaan dua negara itu tetap eksis, baik Israel maupun Palestina, tanpa adanya korban jiwa yang lebih besar, sejalan dengan dukungan Australia terhadap solusi dua negara.
Lebih lanjut, Albanese menyikapi secara positif langkah Presiden Amerika Serikat tersebut selama dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kemajuan serta perdamaian dua negara yang tengah berperang. Pandangan ini menegaskan posisi Australia yang cenderung mendukung berbagai inisiatif internasional selama sejalan dengan upaya mengurangi eskalasi konflik dan melindungi warga sipil.
Wawancara Mata Najwa ini tidak hanya memperlihatkan kedekatan personal antara Najwa Shihab dan Anthony Albanese, tetapi juga menegaskan posisi strategis Indonesia dan Australia dalam percaturan geopolitik regional dan global. Dengan komunikasi terbuka dan saling memahami, kedua negara diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong terciptanya perdamaian dunia.
