Festival Seni SLBN Tenggarong Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

Peringatan Hari Disabilitas Internasional di SLBN Tenggarong (Esensial News)

ESENSIAL NEWS – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kutai Kartanegara berlangsung meriah melalui gelaran festival seni dan kreativitas yang diselenggarakan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong pada Kamis, (4/12/2025). Acara tersebut menjadi ruang apresiasi bagi siswa berkebutuhan khusus untuk menampilkan bakat, karya, dan kreativitas mereka di hadapan publik. Festival resmi dibuka oleh Kepala Cabang Disdikbud Kaltim Wilayah III Kukar, Muhammad Ruslie, di aula SLBN Tenggarong.

Dalam kesempatan itu, Ruslie memberikan apresiasi mendalam terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu memperlihatkan potensi besar anak-anak pendidikan khusus. “Acara yang difasilitasi SLBN Tenggarong, luar biasa, kita apresiasi kegiatan ini, saya bangga dengan festival seni dan kreasi anak berkebutuhan khusus,” jelas Ruslie, yang hadir bersama Kepala Seksi Pendidikan SMA dan Pendidikan Khusus, Fadli Yulizannur. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan atas upaya sekolah dalam memperluas ruang ekspresi bagi siswa.

Festival ini menampilkan beragam karya, mulai dari seni menyanyi, menari, hingga teater. Tidak hanya itu, siswa SLB juga memamerkan berbagai produk kreatif seperti batik, olahan makanan serta minuman, kerajinan tangan, hingga budidaya tanaman hortikultura. Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa pendidikan khusus dapat berkembang setara dengan anak-anak di sekolah reguler. “Saya pastikan anak SLB sama saja dari segi kemampuan, jika dibandingkan dengan anak sekolah biasa,” tegas Ruslie.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Desember 2025, ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar yang layak mendapat dukungan pendidikan optimal. Di Kukar sendiri terdapat hampir 20 SLB, namun yang berstatus negeri hanya SLBN Tenggarong. Pemerintah pun terus berupaya memperluas akses pendidikan khusus agar pelayanan yang diberikan semakin merata di seluruh wilayah.

Ruslie juga mengungkapkan perkembangan terbaru terkait fasilitas pendidikan khusus di Kukar. Ia menjelaskan bahwa beberapa bulan terakhir Disdikbud Kaltim Cabang III telah memfasilitasi pembentukan SLB swasta di Tenggarong Seberang dan membantu proses perizinannya di DPMPTSP Kaltim. “Dan izin sudah terbit, banyak yang menangis hadirnya SLB Kasih Bunda Tenggarong Seberang. Kasihan juga jika harus sekolahkan ke SLB di Tenggarong,” jelasnya.

Dengan hadirnya festival seni serta dukungan pemerintah terhadap pengembangan sekolah luar biasa, diharapkan pemenuhan hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kukar dapat semakin meningkat. Peringatan HDI 2025 melalui kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa inklusi bukan hanya wacana, tetapi langkah nyata yang terus diperkuat melalui pendidikan yang setara dan berkeadilan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Di tengah arus informasi yang kian deras, Esensial.id berkomitmen menyajikan fakta yang relevan, akurat, dan berimbang tanpa kehilangan esensi dari peristiwa yang disampaikan. Setiap konten diproduksi dengan semangat menjaga substansi, memastikan publik memperoleh informasi yang jernih, bermakna, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan mengedepankan ketepatan data, kedalaman konteks, serta bahasa yang lugas, Esensial.id berupaya menjadi rujukan informasi yang tidak sekadar cepat, tetapi juga bernilai, sehingga pembaca dapat memahami peristiwa secara utuh dan kritis.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.