Pemerintah Siapkan Investasi Rp 3-5 Miliar untuk Setiap Koperasi Desa Merah Putih

Presiden RI Prabowo Subianto rapat bersama sejumlah menteri terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/3/3025). (Foto: Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden)

ESENSIAL NEWS – Pemerintah berkomitmen memperkuat perekonomian desa melalui pendirian Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dengan investasi sebesar Rp 3-5 miliar untuk setiap koperasi. Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, menyatakan bahwa koperasi ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

“Pemerintah mempersiapkan investasi sebesar Rp 3-5 miliar untuk setiap Kopdes Merah Putih,” ujar Panel dalam siaran pers, Sabtu (8/3/2025). Ia menambahkan, koperasi ini akan dilengkapi dengan bangunan multifungsi, seperti kantor koperasi, outlet penjualan sembako, serta layanan simpan pinjam untuk modal kerja masyarakat desa. Selain itu, juga akan tersedia klinik dan apotek, gudang logistik, serta kendaraan operasional berupa truk guna mendukung distribusi kebutuhan desa.

Panel menegaskan bahwa pendanaan koperasi ini tidak hanya bergantung pada dana desa. Sebab, dana desa selama ini sudah dialokasikan untuk berbagai program pembangunan lainnya. Oleh karena itu, pemerintah tengah menyusun skema pembiayaan alternatif agar program ini dapat berjalan berkelanjutan. “Pemerintah sedang menggalang kolaborasi pembiayaan dan terus mencari model bisnis terbaik bagi operasional Kopdes Merah Putih,” jelasnya.

Program ini sejalan dengan strategi besar pemerintah dalam membangkitkan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, dari total 24,06 juta jiwa penduduk miskin di Indonesia, sebanyak 13,01 juta di antaranya berada di pedesaan. Sementara itu, data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menunjukkan bahwa dari 75.753 desa di Indonesia, terdapat 7.154 desa tertinggal dan 4.850 desa sangat tertinggal.

Presiden terpilih Prabowo Subianto sebelumnya telah mengumumkan rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada Senin (3/3/2025). Program ini akan diterapkan di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa koperasi ini akan berfungsi sebagai pusat distribusi hasil pertanian dan berbagai produk ekonomi desa. “Satu yang diputuskan yaitu dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih, yang akan dibangun di 70.000 desa,” ungkapnya.

Pemerintah berharap keberadaan koperasi ini dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan skema investasi yang disiapkan, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mempercepat pengurangan angka kemiskinan di pedesaan. (*)

Berita & Artikel Terkait

Di tengah arus informasi yang kian deras, Esensial.id berkomitmen menyajikan fakta yang relevan, akurat, dan berimbang tanpa kehilangan esensi dari peristiwa yang disampaikan. Setiap konten diproduksi dengan semangat menjaga substansi, memastikan publik memperoleh informasi yang jernih, bermakna, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan mengedepankan ketepatan data, kedalaman konteks, serta bahasa yang lugas, Esensial.id berupaya menjadi rujukan informasi yang tidak sekadar cepat, tetapi juga bernilai, sehingga pembaca dapat memahami peristiwa secara utuh dan kritis.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.