Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun Sembilan Kendaraan di Bengalon Kutai Timur

Kronologi kejadian tersebut bermula ketika sebuah dump truck Mitsubishi Fuso melaju dari arah Sangkulirang. (Danny)

ESENSIAL.ID – Peristiwa kecelakaan lalu lintas hebat melanda kawasan Jalan Mulawarman, tepatnya di depan Bengkel Etam RT 22, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Jumat, 9 Januari 2026. Kecelakaan beruntun ini melibatkan sembilan kendaraan yang terdiri dari tiga unit dump truck, satu unit mobil Toyota Hilux, serta lima unit sepeda motor yang sedang terparkir. Berdasarkan hasil investigasi awal, insiden ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada salah satu truk bermuatan material batu koral saat melintasi medan jalan yang menurun.

Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, memaparkan kronologi kejadian tersebut bermula ketika sebuah dump truck Mitsubishi Fuso berwarna oranye dengan nomor polisi DD-8903-SC melaju dari arah Sangkulirang menuju Simpang Perdau. Truk tersebut dikemudikan oleh Amran Basran (44). Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun, kendali kendaraan hilang sepenuhnya. “Truk kemudian menabrak bagian belakang Toyota Hilux yang berada di depannya, lalu terseret hingga masuk ke halaman bengkel. Lima sepeda motor yang terparkir ikut terseret dan tertimpa kendaraan,” jelas AKP Asriadi saat memberikan keterangan resmi mengenai urutan peristiwa tersebut.

Dampak dari hilangnya kendali ini sangat destruktif. Dump truck Fuso tersebut terus melaju hingga menghantam bangunan bengkel dan pohon mangga di sekitarnya sebelum akhirnya terbalik. Situasi semakin parah ketika bak kendaraan yang terbalik membentur dump truck Isuzu di depannya, hingga memaksa kendaraan tersebut berpindah jalur dan bertabrakan dengan dump truck Hino yang muncul dari arah berlawanan. Meski kerusakan kendaraan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp 100 juta, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Tiga karyawan bengkel dilaporkan mengalami luka ringan dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pengemudi truk utama hanya mengalami sesak napas.

Menanggapi insiden serius ini, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam melalui jajaran Satlantas Polres Kutim. Petugas telah dikerahkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendata saksi, serta mengamankan barang bukti guna memastikan penyebab teknis kecelakaan tersebut. AKBP Fauzan juga memberikan peringatan keras kepada para pemilik dan pengemudi armada angkutan berat mengenai kelayakan jalan kendaraan.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan angkutan dan bermuatan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi. Pemeriksaan rem dan sistem keselamatan lainnya wajib dilakukan untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat,” tegas AKBP Fauzan. Beliau menambahkan bahwa kepatuhan terhadap standar keamanan adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan di wilayah Kutai Timur. “Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. Kini, pihak kepolisian terus berupaya menormalkan arus lalu lintas di sekitar lokasi Desa Sepaso yang sempat tersendat akibat proses evakuasi kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Di tengah arus informasi yang kian deras, Esensial.id berkomitmen menyajikan fakta yang relevan, akurat, dan berimbang tanpa kehilangan esensi dari peristiwa yang disampaikan. Setiap konten diproduksi dengan semangat menjaga substansi, memastikan publik memperoleh informasi yang jernih, bermakna, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan mengedepankan ketepatan data, kedalaman konteks, serta bahasa yang lugas, Esensial.id berupaya menjadi rujukan informasi yang tidak sekadar cepat, tetapi juga bernilai, sehingga pembaca dapat memahami peristiwa secara utuh dan kritis.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.