

ESENSIAL.ID – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 018 Tenggarong sukses menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penutup Semester I tahun ajaran 2025/2026 sekaligus momentum pembentukan karakter siswa melalui kompetisi sehat, kreativitas seni, dan pembelajaran kewirausahaan. Porseni tahun ini mengusung tema “Berprestasi dalam Olahraga dengan Junjung Sportivitas, Berkarya dalam Seni Melestarikan Adat dan Budaya, Generasi Emas, Sehat, dan Bahagia”.
Beragam lomba olahraga dipertandingkan, ada ekskul futsal, ekskul bulu tangkis, dan ekskul pickleball. Sementara itu, pada bidang seni dan bakat, digelar lomba menyanyi tunggal, mewarnai, da’i cilik, serta adzan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menggali potensi siswa sekaligus menanamkan nilai sportivitas, percaya diri, dan kecintaan terhadap seni serta budaya.
Porseni SDN 018 Tenggarong semakin semarak dengan adanya Market Day yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Kepala SDN 018 Tenggarong, Saida Hafina, menjelaskan bahwa Market Day menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan dan sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan sejak dini . Setiap hari, empat kelas bergiliran berjualan dari Senin hingga Jumat. Para siswa tidak hanya menjajakan makanan dan minuman, tetapi juga terlibat langsung dalam melayani pembeli bersama guru dan orang tua. “Di sela Porseni kami isi dengan Market Day. Anak-anak belajar melayani, mengelola dana, dari modal hingga melihat hasilnya untung atau rugi. Ini pembelajaran entrepreneurship kecil-kecilan,” kata Saida.


Ia menambahkan, dana yang digunakan berasal dari uang kas kelas yang telah dikelola secara berkelanjutan dari tahun sebelumnya. “Uang kas itu sebelumnya dari iuran kelas, per anak antara lima ribu sampai dua puluh ribu rupiah sesuai kemampuan. Kalau ada yang mau lebih dari itu tidak kami perbolehkan, supaya adil dan tidak ada yang memonopoli,” jelasnya. Ia juga mengatakan keuntungan Market Day biasanya dimanfaatkan siswa untuk kegiatan rekreasi bersama antar kelas saat liburan sekolah.
Untuk menambah kemeriahan, SDN 018 Tenggarong juga mengundang siswa SDN 011 Tenggarong agar turut merasakan pengalaman berbelanja dan berekreasi. Afandi, salah satu siswa SDN 011, mengaku senang karena bisa menikmati berbagai makanan dan minuman yang murah dan enak. Guru SDN 011 Tenggarong, Yana menilai kegiatan ini sangat positif dan dapat menjadi contoh yang mendukung program pendidikan di sekolah mereka.

Saida Hafina berharap Porseni dan Market Day terus berkelanjutan sebagai pembelajaran kolaboratif antara sekolah dan orang tua. “Harapan kami, ini menjadi pembelajaran berkelanjutan. Kerja sama orang tua dan guru harus tetap bersinergi karena semua yang kita lakukan di sekolah adalah pendidikan karakter, melatih kemandirian, tanggung jawab, dan kreativitas anak. Hadiah lomba telah disiapkan dari dana sekolah sebagai bentuk apresiasi “dari anak untuk anak” tuturnya. Selain itu, sekolah juga menyiapkan hadiah khusus Market Day dengan penilaian desain stan terbaik, variasi jualan, dan sajian makanan tradisional terbanyak yang akan diumumkan sebagai kejutan di akhir kegiatan.(*)
