ESENSIAL.ID – Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tergabung dalam Kloter 6 Debarkasi Balikpapan tiba di Tenggarong, Senin (15/6/2026). Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut keluarga dan jajaran pemerintah daerah di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong sekitar pukul 11.00 Wita.
Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kutai Kartanegara, Norjali, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji Kukar yang secara umum berlangsung lancar dan tanpa kendala berarti selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, untuk Kloter 6 jumlah jemaah haji Kukar yang terdata sebanyak 152 orang. Namun yang tiba hari ini sebanyak 150 orang karena dua jemaah sebelumnya ditanazulkan ke Kloter 11 akibat kondisi kesehatan,” ujar Norjali.
Ia menjelaskan, kedua jemaah tersebut sempat mengalami gangguan kesehatan sehingga harus mendapatkan penanganan medis. Salah satunya bahkan sempat dirawat selama sekitar satu minggu di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebelum akhirnya dinyatakan sehat dan diberangkatkan bersama Kloter 11.
Meski demikian, Norjali memastikan kondisi seluruh jemaah haji asal Kukar secara umum dalam keadaan sehat. Keluhan yang paling banyak dialami setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi hanya berupa batuk dan pilek ringan.
“Tadi ada satu jemaah yang kami bawa menggunakan ambulans, yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, KH Abdul Hanan. Namun Alhamdulillah kondisinya sehat dan sudah kembali ke rumah masing-masing. Kendala kesehatan yang paling berat sejauh ini hanya batuk dan pilek,” katanya.
Lebih lanjut, Norjali mengungkapkan bahwa kepulangan jemaah haji Kukar masih akan berlanjut pada akhir Juni mendatang. Jemaah yang tergabung dalam Kloter 15 dijadwalkan tiba pada 28 Juni 2026 dengan jumlah 115 orang.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahmad Taufik Hidayat, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam kondisi sehat dan selamat.
“Alhamdulillah, jemaah haji Kukar tiba di Masjid Agung dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang suatu apa pun. Pesan Bupati Kutai Kartanegara, mudah-mudahan seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Taufik Hidayat juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan, pembinaan, maupun komunikasi kepada calon jemaah haji terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan dan bimbingan terdapat kekurangan. Semoga seluruh jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” katanya.
Wakil Ketua II Baznas Kutai Kartanegara, Wiwik Anggranti, yang juga merupakan jemaah haji asal Kukar, mengaku bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

“Terima kasih atas doa dari seluruh masyarakat. Alhamdulillah kami dapat kembali ke Indonesia dan tiba di Tenggarong dalam keadaan sehat,” ujar Wiwik.
Ia mengatakan dukungan serta doa dari keluarga, kerabat, dan masyarakat menjadi penyemangat bagi para jemaah selama menjalankan ibadah haji. Pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci, lanjutnya, menjadi pelajaran berharga yang diharapkan dapat membawa keberkahan serta meningkatkan kualitas keimanan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kedatangan Jemaah Haji Kutai Kartanegara dari Tanah Suci menjadi penanda suksesnya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Diharapkan pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat menjadi bekal untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kontribusi positif bagi masyarakat Kutai Kartanegara.(*)