Niat Ikhlas Jadi Kunci Tetap Bugar Saat Puasa, Kisah CEO PT APKA Jalani Aktivitas Padat di Bulan Ramadhan

Foto: Anggota Satuan Pengamanan bersama Chief Executive Officer PT APKA, Hijrah Saputra. (Esensial.iD)

Pandangan tersebut ternyata sejalan dengan sejumlah penelitian dalam bidang psikologi dan kesehatan yang menunjukkan bahwa kondisi mental seseorang memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan fisik dan tingkat kebugaran tubuh.

Beberapa studi dalam bidang psikologi kesehatan menunjukkan bahwa motivasi intrinsik atau dorongan dari dalam diri, termasuk niat dan tujuan hidup, dapat memengaruhi tingkat energi seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan perilaku menyebutkan bahwa individu yang memiliki tujuan dan niat yang jelas dalam aktivitasnya cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan stamina yang lebih stabil.

Dalam konteks aktivitas fisik, para peneliti menemukan bahwa cara seseorang memandang pekerjaannya juga dapat memengaruhi respons tubuh terhadap kelelahan. Orang yang melihat pekerjaannya sebagai bagian dari tujuan hidup atau nilai yang diyakini, cenderung memiliki daya tahan mental yang lebih kuat dibandingkan mereka yang menjalani pekerjaan sekadar sebagai rutinitas.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam bidang psikologi positif juga menunjukkan bahwa makna dan niat dalam sebuah aktivitas dapat meningkatkan rasa kepuasan serta menurunkan tingkat kelelahan mental. Kondisi mental yang stabil ini secara tidak langsung membantu tubuh menjaga energi lebih baik sepanjang hari.

Dalam dunia kesehatan, hubungan antara pikiran dan tubuh memang sudah lama menjadi perhatian para peneliti. Konsep ini dikenal sebagai mind-body connection, yaitu hubungan antara kondisi psikologis seseorang dengan respons fisik tubuh.

Ketika seseorang memiliki niat dan tujuan yang kuat dalam menjalani aktivitas, tubuh cenderung merespons dengan lebih positif. Hormon stres seperti kortisol dapat lebih terkontrol, sementara hormon yang berkaitan dengan rasa bahagia seperti endorfin dapat meningkat. Kondisi inilah yang membuat seseorang tetap merasa berenergi meskipun menjalani aktivitas yang padat.

Halaman: 1 2 3 4 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Berpegang pada filosofi “Menjaga Inti Informasi.” Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki substansi yang harus disampaikan secara jernih dan utuh, tanpa distorsi maupun sensasionalisme. Karena itu, setiap konten diproduksi dengan komitmen pada akurasi, relevansi, dan keberimbangan, agar publik memperoleh informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga bermakna.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.