

Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa sebagian orang tetap mampu bekerja dengan baik selama bulan puasa, sementara sebagian lainnya merasa cepat lelah. Faktor mental, termasuk niat dan cara memandang aktivitas, menjadi salah satu aspek penting yang memengaruhi kondisi tersebut.
Selain faktor mental, menjaga kebugaran selama bulan puasa juga biasanya dipengaruhi oleh pola hidup yang seimbang. Para ahli kesehatan umumnya menyarankan agar seseorang tetap menjaga pola makan sahur dan berbuka yang cukup nutrisi, mengatur waktu istirahat, serta melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur.
Namun dalam praktiknya, tidak semua orang mampu menjaga konsistensi tersebut, terutama ketika memiliki jadwal kerja yang padat. Oleh karena itu, pendekatan mental seperti yang dilakukan oleh Hijrah Saputra menjadi salah satu cara yang menarik untuk melihat bagaimana seseorang dapat tetap menjaga energi selama berpuasa.
Sebagai pimpinan perusahaan, Hijrah tidak hanya bertanggung jawab terhadap operasional bisnis, tetapi juga terhadap banyak orang yang bekerja di bawah naungan perusahaan yang dipimpinnya. PT Anugerah Putra Kalimantan sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan atau BUJP, yang membutuhkan pengelolaan sumber daya manusia secara profesional.
Operasional perusahaan semacam ini biasanya melibatkan berbagai lokasi kerja dengan kebutuhan pengawasan yang cukup intensif. Oleh karena itu, kehadiran pimpinan perusahaan di lapangan sering kali menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan standar operasional.