


ESENSIAL.ID – Partai Golkar tengah mematangkan langkah strategis dalam memperebutkan kursi Wali Kota Samarinda dengan memunculkan nama-nama senior yang memiliki rekam jejak politik kuat di Kalimantan Timur.
Salah satu kandidat potensial yang menonjol adalah Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Provinsi Kaltim sekaligus Ketua DPD Golkar Kutai Kartanegara, yang dinilai memiliki pengaruh politik yang teruji.
Dorongan terhadap sosok yang akrab disapa Hamas ini menandakan keseriusan partai beringin menempatkan kader berpengaruh untuk memimpin ibu kota provinsi.
Konsolidasi internal ini diperkuat dengan pernyataan Sekretaris Jenderal Golkar Kaltim, M. Husni Fachruddin, yang memastikan nama Hamas masuk dalam radar utama partai.
Dalam peta kekuatan ini, Hamas tak sendirian, ia disandingkan dengan nama lain seperti Andi Satya Adi Saputra, Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Samarinda, yang menggambarkan proses seleksi internal yang ketat.
Hamas sendiri menyatakan kesiapannya terjun ke kontestasi jika mendapat mandat partai, didasari loyalitas organisasi dan analisis realitas politik.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa pilkada di Samarinda membutuhkan perhitungan presisi, tidak hanya modal popularitas, tetapi juga keterpimaan masyarakat dan kesiapan logistik agar mesin pemenangan berjalan maksimal.
“Kita masih melihat situasi di dalam seperti apa. Ya, kita siap saja,” ujarnya saat memberikan konfirmasi mengenai keterlibatannya dalam bursa bakal calon tersebut.
Selain persiapan internal, Hamas juga menaruh perhatian pada faktor eksternal, termasuk potensi kandidat lain yang memiliki basis massa kuat.
Pengalaman panjang di legislatif diharapkan menjadi modal kuat dalam mengubah peta persaingan di Samarinda menjadi lebih dinamis.
Analisis kekuatan figur Hamas menjadi krusial dalam memperhitungkan daya saing Golkar melawan calon-calon lain.
Selain itu, ia memandang kritik masyarakat sebagai masukan konstruktif untuk pendewasaan politik dan modal berharga jika terpilih nantinya.
Keterlibatan aktif figur-figur potensial dari Golkar diprediksi akan membuat kontestasi di Samarinda semakin menarik dan kompetitif, dengan fokus pada penguatan basis massa dan popularitas yang terukur.
