

ESENSIAL.ID – Perayaan Milad ke-4 Ponpes Al Hurro Center Kaltim diagendakan pada Minggu, 22 Februari 2026, di Gedung Ponpes Al Hurro Center, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong. Peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan lembaga dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman di Kalimantan Timur.
Empat tahun perjalanan Al Hurro dinilai sebagai proses yang sarat dengan doa, perjuangan, dan keikhlasan. Dari kondisi awal yang penuh keterbatasan, pesantren ini terus bertumbuh dan memperkuat eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi Qur’ani. Pengelola pesantren memaknai milad sebagai ajang muhasabah sekaligus penguatan komitmen untuk terus berkhidmat kepada umat melalui jalur pendidikan.
Dalam keterangannya, pihak pesantren menegaskan bahwa manusia tidak akan memperoleh hasil tanpa usaha, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah An-Najm ayat 39. Nilai tersebut dijadikan landasan dalam membangun sistem pendidikan yang menekankan integrasi iman, ilmu, dan amal. Al Hurro tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik santri, tetapi juga pembinaan spiritual, penguatan akhlak, serta kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa visi pesantren adalah melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kualitas intelektual dan keteguhan iman. Prinsip ini sejalan dengan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11 tentang derajat orang beriman dan berilmu, serta hadis Rasulullah SAW yang menegaskan keutamaan mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an. Atas dasar itu, program tahfidz Al-Qur’an terus diperkuat, disertai peningkatan mutu akademik dan pembinaan kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Rahmadi Wirantanus selaku pengasuh Ponpes Al Hurro sekaligus Pembina Yayasan Rahmadi Al Hurro Center menyampaikan harapannya terhadap perkembangan lembaga tersebut. “Kami berharap Al Hurro dapat menjadi pusat pendidikan di daerah ini, sebagaimana kata center yang disematkan dalam nama yayasan,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa pesantren tidak sekadar institusi pendidikan formal, tetapi juga pusat dakwah, pemberdayaan, dan pembangunan peradaban. Milad keempat ini menjadi titik tolak untuk memperkuat langkah menuju lembaga yang lebih berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat. Dengan semangat ukhuwah, keikhlasan, dan keteguhan tekad sebagaimana pesan dalam Surah Ali Imran ayat 159, Al Hurro menargetkan diri sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi saleh sekaligus agen perubahan di tengah umat.