PDI Perjuangan Sukabumi Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Dapil VI Jadi Awal Persiapan Pemilu 2029

Foto: Kader PDI Perjuangan mengikuti rapat konsolidasi dan Musran Dapil VI di Jampangkulon, Sabtu (14/3/2026). (Sukabumiku.id)

ESENSIAL.ID – PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi mulai memanaskan mesin politik sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029. Melalui kegiatan konsolidasi internal dan Musyawarah Ranting (Musran), partai berlambang banteng tersebut memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VI.

Kegiatan konsolidasi itu digelar di Gedung Gerbang Mapak, Kelurahan sekaligus Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/3/2026). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus partai mulai dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Pengurus DPP PDI Perjuangan Prof. (H.C) dr. Ribka Tjiptaning.

Selain itu, hadir pula Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman, S.E., Sekretaris DPC, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Dapil VI Anang Janur, S.Pd., serta para pengurus PAC, ranting, hingga anak ranting dari wilayah Pajampangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman menjelaskan, kegiatan Musran tersebut merupakan bagian dari konsolidasi internal partai sekaligus langkah strategis untuk mempersiapkan kekuatan politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, penguatan struktur partai di tingkat ranting dan anak ranting menjadi fondasi utama dalam membangun basis dukungan masyarakat di daerah.

“Musran ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga bagian dari persiapan politik kita ke depan. Kita ingin memastikan seluruh struktur partai sampai tingkat bawah siap bergerak menghadapi Pemilu 2029,” ujar Paoji, dikutip dari sukabumiku.id.

Ia menambahkan, konsolidasi organisasi partai akan dilakukan secara bertahap di seluruh daerah pemilihan di Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa dapil lain, dan kini dilanjutkan di wilayah Dapil V dan Dapil VI sebagai bagian dari penguatan struktur partai di tingkat lokal.

Menurut Paoji, keberhasilan partai dalam kontestasi politik sangat bergantung pada soliditas organisasi hingga tingkat akar rumput. Oleh karena itu, Musran menjadi momentum penting untuk memastikan kepengurusan partai di tingkat ranting dan anak ranting berjalan aktif serta terorganisasi dengan baik.

Ia juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai politik yang memiliki sistem organisasi yang jelas dan terstruktur dari tingkat pusat hingga tingkat paling bawah. Kejelasan struktur tersebut, kata dia, menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga konsistensi gerakan politik partai.

Dalam kesempatan yang sama, Paoji menyampaikan target politik PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2029. Partainya menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di berbagai tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, hingga DPRD Kabupaten Sukabumi.

Ia menyebutkan bahwa partai menargetkan kembali merebut kursi di DPR RI, minimal dua kursi di DPRD Provinsi, serta 12 kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi yang tersebar di enam daerah pemilihan.

Menurutnya, jika struktur partai hingga tingkat bawah mampu bergerak secara solid dan konsisten bersama masyarakat, peluang meraih kemenangan politik akan semakin besar. Bahkan, soliditas tersebut juga dinilai dapat membuka peluang bagi PDI Perjuangan untuk merebut posisi eksekutif di Kabupaten Sukabumi pada masa mendatang.

Sementara itu, Pengurus DPP PDI Perjuangan Prof. (H.C) dr. Ribka Tjiptaning menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan bagian penting dalam menjaga kekuatan partai di tengah dinamika politik nasional. Ia menjelaskan, Musran merupakan mekanisme organisasi yang secara rutin dilakukan dalam siklus lima tahunan partai.

Ribka menerangkan bahwa proses konsolidasi tersebut merupakan rangkaian dari agenda organisasi partai yang dimulai dari Kongres, Konperda, Konpercap, Musancab hingga Musran. Seluruh tahapan tersebut bertujuan memastikan struktur partai tetap solid dan kader terus aktif menjalankan kerja politik di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekuatan utama PDI Perjuangan selama ini terletak pada soliditas kader serta kedekatan dengan rakyat. Dengan menjaga konsistensi kerja politik di tengah masyarakat, ia meyakini partai akan tetap mendapat kepercayaan publik pada kontestasi politik mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait