ESENSIAL.ID – Kafilah Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI yang digelar di Semarang, Jawa Tengah. Kaltim berhasil mempertahankan gelar juara umum setelah mengumpulkan nilai tertinggi, yakni 288 poin.
Posisi kedua ditempati kafilah tuan rumah Jawa Tengah dengan perolehan 208 poin. Sementara itu, DKI Jakarta berada di peringkat ketiga dengan raihan 129 poin.
Hasil tersebut diumumkan Ketua Dewan Hakim Nasional MTQ Nasional XXXI, Syibli Sarjaya, dalam acara penutupan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (19 /9).
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan meraih prestasi dalam MTQ Nasional XXXI. Ia menilai capaian para peserta merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, doa, serta pembinaan yang berkelanjutan.
“Kepada para peserta yang meraih prestasi terbaik saya sampaikan selamat. Penghargaan malam ini adalah buah ketekunan, kedisiplinan, doa dan pembinaan terus menerus.namun gelar juara bukan akhir segalanya, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar,” ujarnya.
Menurut Nasaruddin, berakhirnya rangkaian musabaqah bukan berarti berakhir pula tugas dalam mengamalkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an. Para peserta yang telah menyelesaikan kompetisi diharapkan dapat membawa semangat dan nilai Al-Qur’an untuk diterapkan di tengah masyarakat.
“Malam ini musabaqah berakhir. Para juara telah ditetapkan dan mereka akan kembali ke daerah masing-masing. Namun tugas kita untuk untuk membumikan Al-qur’an justru dimulai dari kemeriahan ini,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ Nasional berikutnya akan berlangsung di Jakarta pada 2027. Dengan demikian, penyelenggaraan MTQ Nasional akan kembali bergeser ke ibu kota setelah pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang.
“Piala bergilir kembali ke Kalimantan timur. Sampai jumpa di MTQ berikutnya di Jakarta,” ujar Nasaruddin.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan kafilah Kaltim mempertahankan gelar juara umum MTQ Nasional. Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Timur.
“Hari ini hari yang sangat membahagiakan buat Provinsi Kalimantan Timur. Semalam baru saja kafilah-kafilah yang berjuang di Provinsi Jawa Tengah berhasil menjadi juara umum,” ujar Rudy.
Rudy menjelaskan, prestasi tersebut memperpanjang catatan keberhasilan Kaltim dalam sejumlah ajang nasional terkait tilawah dan pemahaman Al-Qur’an. Sebelumnya, Kaltim berhasil menjadi juara umum pada MTQ Nasional XXX tahun 2024 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.
Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII tahun 2025. Kaltim kembali mencatatkan diri sebagai juara umum sebelum akhirnya mempertahankan prestasi tersebut pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Rangkaian prestasi itu menunjukkan konsistensi pembinaan kafilah Kaltim dalam menghadapi berbagai ajang nasional. Keberhasilan mempertahankan gelar pada MTQ Nasional XXXI sekaligus mempertegas posisi Kaltim sebagai salah satu daerah yang memiliki prestasi kuat dalam kompetisi tilawah, hafalan, pemahaman, dan cabang-cabang musabaqah Al-Qur’an lainnya.
Bagi Kaltim, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Prestasi para peserta menjadi representasi dari kerja keras kafilah, pembina, pelatih, serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.