Esensial.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), M. Shafik Avicenna, mengapresiasi pelaksanaan Safari Subuh Akbar ke-340 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kukar di Masjid Agung Aji Muhammad Sultan Sulaiman, Tenggarong, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang diikuti aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta masyarakat tersebut berlangsung khidmat. Safari Subuh Akbar juga dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua DMI Kukar Edi Damansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Shafik menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya antusiasme jamaah menjadi salah satu hal yang patut disyukuri, terlebih kegiatan ini menjadi pelaksanaan Safari Subuh Akbar pertama yang digelar secara terpusat di Masjid Agung Tenggarong.
“Alhamdulillah, Safari Subuh Akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara hari ini bisa berjalan sukses. Jamaahnya serasa jamaah salat Jumat. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan perdana, melainkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten. Sesuai rencana pemerintah daerah, Safari Subuh Akbar akan digelar secara rutin setiap satu bulan sekali.
Bagi Shafik, kegiatan tersebut bukan sekadar mempertemukan masyarakat dalam ibadah salat berjamaah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat Kukar.
Ia mengutip Surah Al-A’raf ayat 96 yang menjelaskan bahwa apabila penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, Allah SWT akan membukakan keberkahan dari langit dan bumi.
Menurutnya, pesan tersebut relevan dengan pelaksanaan Safari Subuh yang turut digelar di masjid-masjid besar pada 20 kecamatan di Kukar. Gerakan ibadah secara bersama-sama diharapkan menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Harapannya, dengan Safari Subuh yang diadakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan diikuti masjid-masjid besar di kecamatan, ini menjadi bagian dari perwujudan keimanan dan ketakwaan penduduk sebuah negeri,” jelasnya.
Shafik berharap ikhtiar tersebut membawa Kukar menuju kehidupan daerah yang baik, sejahtera, serta mendapat keberkahan dan ampunan Allah SWT. Ia menyebut harapan itu sejalan dengan konsep baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni negeri yang baik dan mendapat ampunan Tuhan.
Sebagai Ketua Baznas Kukar, Shafik juga menekankan pentingnya mengiringi gerakan salat berjamaah dengan penguatan ibadah zakat, infak, dan sedekah.
Ia mengingatkan bahwa perintah mendirikan salat dalam ajaran Islam juga diikuti dengan perintah menunaikan zakat. Karena itu, gerakan keagamaan yang digagas pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
“Kami sangat berharap, kebijakan pemerintah kabupaten untuk menggelorakan salat berjamaah, khususnya salat Subuh, berikutnya diikuti dengan menggerakkan ibadah zakat, infak, dan sedekah di seluruh masyarakat Kukar, khususnya ASN di lingkungan pemerintah kabupaten,” katanya.
Menurut Shafik, penguatan ibadah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi.
Ia berharap Safari Subuh Akbar menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara.
“Harapannya, berbagai macam keberkahan dan bertambahnya kebaikan benar-benar dibukakan dari langit dan bumi. Mudah-mudahan kegiatan ini membuat masyarakat Kutai Kartanegara menjadi masyarakat yang sejahtera dan kehidupannya berbahagia,” tutupnya.(Usw)