ESENSIAL.ID – Barisan 8 Center (B8C) DPW Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam mendorong regenerasi petani muda di Kalimantan Timur.
B8C DPW Kaltim dalam audiensi tersebut diwakili oleh Ketua DPW Eka Marindra Lutviandi, S.Psi. dan Sekretaris DPW Ahmad Yani, A.Md., S.H. Sementara jajaran BPVP Samarinda dipimpin langsung oleh Kepala BPVP Samarinda, Bapak Eka Cahyana Adi, S.Pd., M.M.
Dalam pertemuan tersebut, B8C memaparkan program Generasi Muda Tani Kaltim yang merupakan bagian dari agenda besar Kaltim Food Resilience 2035. Program ini diarahkan untuk mendorong generasi muda agar terlibat secara aktif dalam sektor pertanian melalui peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, kewirausahaan, serta penguatan keterhubungan antara pelatihan, produksi dan dunia usaha.
Kepala BPVP Samarinda, Eka Cahyana Adi, S.Pd., M.M., menyambut baik kehadiran B8C DPW Kaltim serta gagasan yang disampaikan. BPVP Samarinda menyatakan siap berkolaborasi dalam upaya regenerasi petani muda Kalimantan Timur, khususnya melalui penguatan kompetensi dan keterampilan generasi muda.
Ketua B8C DPW Kaltim, Eka Marindra Lutviandi, S.Psi., menyampaikan bahwa regenerasi petani harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda dari pola konvensional. Anak muda perlu diberikan keterampilan dan akses terhadap teknologi agar pertanian dapat menjadi sektor yang menarik sekaligus memberikan prospek ekonomi.
«“Kami tidak ingin sekadar mengajak anak muda menjadi petani. Kami ingin menyiapkan mereka menjadi generasi petani yang memiliki kompetensi, menguasai teknologi, mampu mengelola usaha, dan terhubung dengan pasar.”»
Menurut B8C, kehadiran BPVP Samarinda menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem Generasi Muda Tani Kaltim, khususnya dalam aspek pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian modern.
Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menyusun bentuk kolaborasi yang lebih konkret antara B8C DPW Kaltim dan BPVP Samarinda.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga vokasi, organisasi masyarakat, dunia usaha dan komunitas petani muda dalam mencetak generasi baru pertanian Kalimantan Timur.
B8C DPW Kaltim menempatkan regenerasi petani sebagai salah satu fondasi utama Kaltim Food Resilience 2035, dengan visi membangun pertanian Kalimantan Timur yang semakin modern, produktif, berbasis teknologi dan memiliki daya tarik bagi generasi muda.