

ESENSIAL.ID – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari Aula Klambu Kuning, Selasa (17/3/2026), saat DPC Rabithah Alawiyah Tenggarong menggelar puncak kegiatan khataman dalam suasana yang khusyuk sekaligus penuh kehangatan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA ini tak hanya menjadi penutup rangkaian tadarus Ramadan, tapi juga ajang berkumpulnya para Habaib, Asatidz, dan masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Samarinda. Aula yang dikenal sebagai Pangeran Noto Igomo itu pun dipadati jamaah yang datang untuk merasakan langsung suasana spiritual yang kental.
Prosesi khataman berlangsung khidmat. Para huffadz memandu pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an secara berjamaah, sementara para habaib dan jamaah lainnya menyimak dengan penuh kekhusyukan. Suasana hening sesekali berpadu dengan lantunan ayat yang menggugah, membuat banyak yang larut dalam momen tersebut.
Usai khataman, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dikhususkan untuk Pangeran Noto Igomo. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang memiliki peran penting dalam sejarah Islam di Kutai Kartanegara. Seluruh hadirin mengikuti rangkaian zikir dengan tertib dan penuh penghayatan.
Perwakilan DPC Rabithah Alawiyah Tenggarong menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
“Malam ini adalah puncak dari rangkaian tadarus yang telah kita laksanakan bersama. Kami ingin membawa semangat Al-Qur’an ke tengah masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah antara habaib, asatidz, dan umat,” ujarnya.
Kehadiran tokoh agama dari lintas kota turut memperkuat nuansa kebersamaan. Momen ini menjadi bukti bahwa jalinan dakwah dan silaturahmi di Kalimantan Timur tetap terjaga, tanpa terhalang batas wilayah.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara. DPC Rabithah Alawiyah Tenggarong berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari menjaga tradisi Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.