Tak Hanya Mengajar, Guru di Tenggarong Ini Sukses Kembangkan UMKM Renny Octa Foods

Renny Octa Foods Produk UMKM Kelurahan Maluhu Tenggarong

ESENSIAL.ID – Semangat berwirausaha terus tumbuh di kalangan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), termasuk di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. Salah satunya dilakukan Renny Pramita Oktaviana, seorang guru SDN 010 Tenggarong yang mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bernama Renny Octa Foods.

Usaha yang beralamat di Jalan Long Apari RT 16 Nomor 53, Kelurahan Maluhu, Tenggarong, ini menawarkan beragam produk olahan makanan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pecinta kuliner rumahan. Produk andalan Renny Octa Foods antara lain aneka bumbu siap pakai untuk soto, rawon, bakso, pecel, coto Makassar, hingga bumbu konro.

WhatsApp Image 2026 08 23 at 18.28.50
Salah Satu Bumbu Olahan Pecel Produk Renny Octa Foods

Produk bumbu tersebut tersedia dalam beberapa pilihan kemasan, yakni 300 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Harganya disesuaikan dengan jenis produk dan ukuran kemasan. Sebagai gambaran, bumbu coto Makassar ukuran 1 kilogram dijual seharga Rp150 ribu, sedangkan bumbu pecel ukuran 300 gram dibanderol Rp25 ribu. Untuk bumbu coto Makassar ukuran 500 gram, harganya Rp60 ribu.

Jasa Desain Rumah 3D Denah RAB

Selain aneka bumbu masakan, Renny Octa Foods juga memproduksi sendiri keripik usus ayam. Produk tersebut menjadi salah satu pilihan camilan olahan rumahan yang dipasarkan kepada konsumen melalui jaringan penjualan yang dibangun Renny.

Tidak hanya memproduksi makanan sendiri, Renny juga memperluas usahanya dengan menjadi reseller sejumlah produk. Di antaranya produk SIMON Sari Lemon Murni dan Monrai, minuman herbal berbahan rimpang. Ia juga menawarkan empek-empek ikan tenggiri khas Bontang sebagai bagian dari produk yang dipasarkan kepada pelanggan.

Dalam menjalankan usahanya, Renny memanfaatkan pemasaran secara online sekaligus sistem titip jual di sejumlah toko. Strategi tersebut memungkinkan produk Renny Octa Foods menjangkau konsumen lebih luas, baik secara langsung maupun melalui pemasaran digital.

Aktivitas usaha ini menjadi menarik karena dijalankan berdampingan dengan profesinya sebagai seorang guru. Kesibukan mengajar tidak menghalangi Renny untuk tetap mengembangkan kreativitas dan produktivitas melalui usaha berbasis olahan rumahan.

Bagi Renny, keberadaan UMKM bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Ia berharap semakin banyak pelaku usaha rumahan di Kelurahan Maluhu yang berani memproduksi dan mengembangkan beragam produk UMKM.

WhatsApp Image 2026 08 23 at 18.29.05
Renny Pramita Octaviana Guru Sekaligus Owner Renny Octa Foods

“Harapannya seluruh UMKM di Maluhu yang mempunyai produksi rumahan bisa memproduksi berbagai macam produk UMKM,” demikian harapan Renny sebagai pelaku UMKM sekaligus seorang guru.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi produk atau melakukan pemesanan Renny Octa Foods, dapat menghubungi WhatsApp 0821-9119-7503. Informasi dan aktivitas usaha juga dapat ditemukan melalui Facebook Renny Pramita Octaviana serta Instagram @renny_pramitaocta.

Keberadaan Renny Octa Foods menjadi salah satu contoh bahwa kegiatan usaha dapat dikembangkan dari rumah dengan memanfaatkan keterampilan, kreativitas, serta pemasaran yang menyesuaikan perkembangan zaman. Dengan mengolah produk sendiri dan menggandeng produk usaha lain, Renny berupaya menjadikan UMKM sebagai kegiatan produktif yang dapat terus berkembang sekaligus menjadi bagian dari pertumbuhan UMKM berbasis rumahan di Kelurahan Maluhu dan Kabupaten Kutai Kartanegara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Lahir dan tumbuh di tanah Nusantara, pusat perubahan menuju ibu kota masa depan Indonesia.
Menyuarakan fakta dan cerita dari berbagai penjuru negeri dalam satu ruang informasi.