Dapat Apresiasi Bupati dan Kadisdik Kukar, Games Edukasi Bahasa Melayu Kutai SMPN 10 Loa Kulu Jadi Sorotan Pengunjung Erau 2026

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Beserta Istri Kunjungi Stan SMPN 10 Loa Kulu (Dok.SMPN 10 Loa Kulu)

ESENSIAL.ID – Stan pameran SMP Negeri 10 Loa Kulu dalam rangkaian Erau 2026 mendapat perhatian dari jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Jumat, 25 September 2026, stan yang dikelola tim Mandik Teapai Smepten tersebut dikunjungi langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.

Kunjungan tersebut berlangsung di tengah agenda peninjauan sejumlah stan pameran yang berada di kawasan Stadion Rondong Demang, Tenggarong. Didampingi sang istri, Andi Deezca Pravidhia Aulia, Bupati Kukar menyempatkan waktu untuk singgah dan berinteraksi dengan tim SMPN 10 Loa Kulu.

Kehadiran Bupati tidak hanya sebatas melihat aktivitas pameran. Ia turut mencoba secara langsung salah satu permainan edukatif yang menjadi daya tarik utama stan, yakni Teka-Teki Silang (TTS) menggunakan kosakata bahasa Melayu Kutai.

Jasa Desain Rumah 3D Denah RAB

Aktivitas tersebut menjadi perhatian tersendiri karena konsep yang ditawarkan SMPN 10 Loa Kulu memadukan unsur permainan dengan pembelajaran bahasa daerah. Melalui permainan yang sederhana dan interaktif, pengunjung diajak mengenal kembali kosakata Melayu Kutai sekaligus menguji kemampuan mereka dalam memahami istilah-istilah bahasa daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kukar memberikan apresiasi terhadap inovasi pembelajaran yang dibawa tim Mandik Teapai. Media permainan seperti TTS, Cari Kata, dan Scrabble berbahasa Kutai dinilai memiliki potensi untuk menjadi sarana pengenalan bahasa daerah yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.

Bupati juga berharap permainan edukatif tersebut dapat terus dikembangkan sehingga mampu membantu memperluas penguasaan kosakata bahasa daerah, khususnya di kalangan peserta didik dan generasi muda Kutai Kartanegara.

Perhatian terhadap konsep stan SMPN 10 Loa Kulu berlanjut setelah kunjungan Bupati. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Heriansyah, turut menyempatkan diri mengunjungi stan tersebut.

Saat berada di stan, Kadisdik Kukar juga diajak mencoba permainan TTS berbahasa Melayu Kutai. Tidak hanya sekali, ia bahkan mencoba mengisi lembar TTS tersebut hingga tiga kali. Keterlibatannya secara langsung memperlihatkan ketertarikan terhadap model pembelajaran yang menggabungkan unsur permainan dan pengenalan bahasa daerah.

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Lahir dan tumbuh di tanah Nusantara, pusat perubahan menuju ibu kota masa depan Indonesia.
Menyuarakan fakta dan cerita dari berbagai penjuru negeri dalam satu ruang informasi.