

ESENSIAL.ID – Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Pembinaan Moral Remaja (PMR) digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kutai Kartanegara pada 8, 9, dan 14 April 2026. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur yang dilaksanakan di setiap kabupaten dan kota, termasuk melalui KUA Kota Bangun.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Penghulu Kota Bangun dan Penyuluh Agama dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebanyak sekitar 90 pelajar mengikuti program ini dengan tujuan memperkuat pembinaan karakter, meningkatkan nilai keimanan, serta memberikan bekal moral bagi remaja dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Kepala KUA Kota Bangun, H. Mulkan Wahyudi, S.Ag, bersama sejumlah pemateri seperti Agus Setiawan, S.Pd.I, Hj. Aisyah, S.Ag, Siti Komariah, SH.I, serta Ketua MUI Kota Bangun Ustadz Edy Muis, turut memberikan materi kepada para peserta. Materi yang disampaikan meliputi dampak pernikahan dini, pembentukan karakter remaja yang beriman dan berakhlak, serta pentingnya menjaga fitrah dan memperkuat diri dalam menghadapi tantangan moral, termasuk isu-isu yang berkembang di kalangan remaja saat ini.
H. Mulkan Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret dalam membina generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan memiliki karakter yang kuat. Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak usia sekolah agar remaja mampu menghadapi dinamika kehidupan dengan bekal moral dan spiritual yang baik.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Interaksi aktif antara pemateri dan peserta terlihat dalam berbagai sesi diskusi yang mengangkat persoalan nyata yang dihadapi remaja saat ini.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk memahami pentingnya menjaga diri, meningkatkan keimanan, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan sinergi antara lembaga keagamaan, sekolah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam upaya membina generasi muda yang tangguh secara mental, spiritual, dan sosial, sekaligus menjaga masa depan yang lebih baik di Kutai Kartanegara.