ESENSIAL.ID, Loa Kulu – Momentum Halal Bihalal yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Loa Kulu dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat ukhuwah serta mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hurro, Rahmadi Wirantanus, dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 3 April 2026.
Dalam tausiahnya, Rahmadi menekankan bahwa hubungan antarsesama umat Islam harus dibangun atas dasar saling menguatkan, sebagaimana ajaran yang dicontohkan Rasulullah. Ia mengingatkan bahwa kebersamaan dan solidaritas menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya itu seperti bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain,” ujarnya mengutip sebuah Hadits.
Menurutnya, nilai kebersamaan tersebut harus diwujudkan dalam sikap saling mendukung, menjaga persatuan, serta menghindari perpecahan yang dapat melemahkan kekuatan umat. Ia juga menilai bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kebersamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Selain menekankan pentingnya ukhuwah, Rahmadi juga mengingatkan tentang tanggung jawab setiap individu terhadap apa yang didengar, dilihat, dan dirasakan. Ia menyampaikan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, setiap tindakan dan sikap manusia tidak lepas dari pertanggungjawaban, baik secara sosial maupun spiritual.
Nilai tersebut, lanjutnya, penting untuk dijadikan pedoman dalam berinteraksi di tengah masyarakat, terutama di era keterbukaan informasi saat ini. Menjaga lisan, sikap, serta cara menyikapi informasi menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan mencegah konflik sosial.
Kegiatan Halal Bihalal MWC NU Loa Kulu ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarwarga Nahdliyin, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Melalui momentum ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama untuk menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Dengan mengedepankan nilai kebersamaan dan tanggung jawab moral, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis, saling mendukung, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.