ESENSIAL.ID – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Danau Aji Gang Wakaf dan Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, pada Jumat (9/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan setelah DMI Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Safari Subuh di Masjid Nurul Fajri. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DMI Kukar, Edi Damansyah, didampingi jajaran pengurus DMI lainnya.
Bantuan sembako yang berasal dari para pengurus DMI Kukar tersebut disalurkan melalui posko kebakaran untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah. Aksi kepedulian ini menjadi bentuk solidaritas dan dukungan bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Dalam kesempatan itu, Edi Damansyah menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya kepada warga yang tertimpa musibah.
“Saya selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kukar, saya menyampaikan duka cita kepada saudara, para sahabat, dan dengsanak yang tertimpa musibah kebakaran di sekitar Gang Wakaf dan AM Alimudin. Pada hari Jumat ini, kami menyerahkan bantuan sembako dari seluruh pengurus DMI yang disampaikan melalui posko kebakaran,” ujar Edi.
Ia mengakui bahwa musibah kebakaran memberikan beban yang sangat berat bagi warga terdampak. Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap berusaha mengendalikan kondisi emosional dan menjaga ketenangan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Menurutnya, tidak ada seorang pun yang menginginkan musibah seperti ini terjadi. Namun, ketika bencana datang, masyarakat diharapkan dapat saling menguatkan, menjaga kebersamaan, dan berupaya bangkit secara bertahap.
Edi juga mengingatkan warga agar tetap menumbuhkan keyakinan bahwa di balik setiap kesulitan terdapat kemudahan dan hikmah yang dapat dipetik.
“Peristiwa ini tentu sangat berat bagi warga kita. Namun, di sisi lain, mari kita terus berupaya mengendalikan suasana kebatinan. Tidak ada satu orang pun yang menghendaki musibah ini terjadi. Kita harus berusaha agar tetap tenang dan yakin bahwa di balik kesulitan ada kemudahan. Pasti ada hikmah di balik peristiwa ini,” tuturnya.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus memberikan dukungan moral agar para korban tidak merasa menghadapi musibah sendirian.
Melalui kegiatan sosial ini, DMI Kukar menunjukkan bahwa peran organisasi kemasjidan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ibadah, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Semangat berbagi dan saling membantu diharapkan terus tumbuh sehingga warga terdampak kebakaran di Kelurahan Melayu dapat melewati masa pemulihan dengan dukungan berbagai pihak.(Usw)