Sebelimbingan Cup 2026 Siapkan Kuota 45 Tim, Hadiah Juara Pertama Rp25 Juta

Sauqani Kepala Desa Sebelimbingan

Dari sisi penghargaan, panitia menyiapkan hadiah bagi empat tim terbaik. Juara pertama akan memperoleh Rp25 juta, juara kedua Rp18 juta, juara ketiga Rp12 juta, dan juara keempat Rp7 juta.

Selain hadiah untuk tim, panitia juga menyediakan penghargaan individu berupa hadiah masing-masing Rp1 juta untuk kategori top skor, pemain terbaik (best player), dan penjaga gawang terbaik (best goalkeeper). Dengan hadiah tersebut, para pemain diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Sauqani menjelaskan, pendaftaran turnamen ini tidak dipungut biaya. Adapun pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Taufik Ridiannur, anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Jasa Desain Rumah 3D Denah RAB

Dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut, Sauqani juga mengusung moto, “Demi Tersohor, Siap Tekor.” Ungkapan itu menjadi gambaran semangatnya untuk membawa nama Desa Sebelimbingan semakin dikenal melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap Sebelimbingan Cup 2026 dapat berjalan lancar, mendapat sambutan positif dari para peserta, serta menjadi agenda yang terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapan kami, agar Sebelimbingan selalu dikenal dan dikenang oleh seluruh masyarakat Kukar, dan desa kami masuk kategori desa mandiri,” demikian harapan Sauqani.

WhatsApp Image 2026 10 13 at 11.57.52 1
Kades Sebelimbingan Sauqani ( mengenakan baju putih lengan panjang berwarna biru) bersama warga membahas persiapan Sebelimbingan Cup (Dok.Pemerintah Desa Sebelimbingan)

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Sebelimbingan Cup 2026 diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran tim peserta, pendamping, dan penonton dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas jual beli selama turnamen berlangsung.

Pedagang makanan dan minuman, pemilik warung, serta pelaku usaha kecil lainnya berpeluang memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan. Ramainya pengunjung juga diharapkan dapat membuka kesempatan usaha bagi masyarakat setempat, sekaligus menggerakkan perputaran ekonomi desa.

Melalui kegiatan tahunan ini, Sebelimbingan Cup tidak hanya diharapkan menjadi sarana pengembangan olahraga dan promosi desa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan demikian, penyelenggaraan turnamen sepak bola tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan dukungan masyarakat serta antusiasme peserta dari berbagai daerah, turnamen ini diharapkan mampu menjadi salah satu kegiatan unggulan Desa Sebelimbingan di Kabupaten Kutai Kartanegara.(Usw)

Halaman: 1 2Tampilkan Semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita & Artikel Terkait

Lahir dan tumbuh di tanah Nusantara, pusat perubahan menuju ibu kota masa depan Indonesia.
Menyuarakan fakta dan cerita dari berbagai penjuru negeri dalam satu ruang informasi.