Achmad Husnin Al-Muafi

Filosofi di Balik Bungkus Janur: Memaknai Tradisi Kupatan dalam Kehidupan Nusantara

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Setelah gema takbir mereda dan silaturahmi Lebaran mulai mencair dalam kehangatan maaf, masyarakat di berbagai penjuru Nusantara, khususnya di tanah Jawa, tidak lantas mengakhiri perayaan. Tepat tujuh hari setelah 1 Syawal, sebuah tradisi unik bernama Kupatan atau Bakda Kupat digelar. Lebih dari sekadar pesta makan, Kupatan adalah manifestasi spiritual, […]

Makna Hakiki Puasa adalah Imsak

Oleh: Achmad Husnin Al-Muafi Makna hakiki dari ibadah puasa sering kali terjebak dalam pemaknaan sempit seputar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, jika kita menyelami lebih dalam, puasa adalah sebuah madrasah mental yang kurikulum utamanya adalah “Imsak = Menahan”. Menahan dalam konteks ini bukan sekadar aktivitas pasif berdiam diri, melainkan […]

Sayyidah Khadijah, Cinta yang Gugur di Bulan Wahyu

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Ramadan bukan sekadar bulan penuh keberkahan karena turunnya Al-Qur’an dan kewajiban puasa. Bagi Baginda Nabi Muhammad SAW, bulan ini juga menyimpan sebuah monumen kesedihan sekaligus keteguhan yang tak akan pernah terlupakan. Di bulan yang suci inilah, tiang penyangga dakwahnya, belahan jiwanya, dan wanita pertama yang membenarkan risalahnya, Sayyidah Khadijah […]

Ramadan: Madrasah Ruhani dan Momentum Perubahan Hakiki

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Bulan Ramadan bukan sekadar rotasi waktu dalam kalender Hijriah; ia adalah napas baru bagi jiwa yang mulai sesak oleh debu duniawi. Rasulullah Muhammad SAW tidak menyambut bulan ini hanya dengan menahan lapar dan dahaga, melainkan menjadikannya sebuah momentum revolusi spiritual. Beliau mengajarkan bahwa Ramadan adalah medan latihan (madrasah) untuk […]

Ramadan dalam Labirin Hegemoni: Dekonstruksi Nalar dan Rekonstruksi Sosial

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Analisis Epistemologis dan Sosiologis terhadap Fenomena Puasa Kontemporer Ramadan di Indonesia seringkali dirayakan sebagai puncak estetika kesalehan. Namun, di balik keriuhan spiritualitas komunal tersebut, tersimpan paradoks sosiologis yang tajam. Jika kita meminjam kacamata Hassan Hanafi dan Mohammed Arkoun, Ramadan bukan sekadar urusan menahan lapar, melainkan sebuah medan tempur antara […]

HP Jadul dan Pencarian Sinyal Gaib

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi ​Kehidupan di rumah Dilah memang tidak pernah membosankan. Setelah drama “Ikan Nila yang Diduga Dipukul Teman Bapak” mereda, kini muncul babak baru yang melibatkan persaingan teknologi antara Ibu dan anak. Segalanya bermula di suatu sore yang tenang, saat Dilah asyik menatap layar ponsel Android milik Ibu dengan posisi leher […]

Misteri Ikan Nila dan Kepolosan Dilah

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Malam itu, jam dinding di ruang tamu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB. Suasana rumah yang tadinya tenang, mendadak berubah menjadi agak riuh rendah karena Bapak baru saja pulang dari agenda Khataman Al-Qur’an di kediaman warga salah satu Jama’ah Tenggarong—salah satu titik kegiatan safari Ramadhan DPC Rabithah Alawiyah Kutai Kartanegara. […]

Diplomasi Meja Makan dan Nyanyian Bapak

Oleh : Achmad Husnin Al Muafi Sore itu di teras rumah, aroma pisang goreng buatan Ibu baru saja menyeruak, bersaing dengan harum tanah yang basah sehabis hujan. Dilah, bocah berusia lima tahun dengan kuncir kuda yang sedikit miring, sedang asyik menyusun balok kayu sambil sesekali mengoceh sendiri. Di sampingnya, Bapak duduk santai sambil menyeruput kopi […]

LAPORAN DARI GARIS DEPAN: MEMBEDAH OPERASI PLASTIK KONSTITUSI (Catatan Pinggir atas Praksis Kiri Islam Hasan Hanafi)

Oleh: Achmad Husnin Al-Muafi Jika Hasan Hanafi masih menyaksikan hari ini, mungkin ia akan menulis bahwa “Tuhan sedang disekap di dalam brankas oligarki.” Di saat para arsitek kekuasaan sibuk melakukan operasi plastik terhadap wajah undang-undang agar tampak cantik bagi investor, kita butuh lebih dari sekadar demonstrasi; kita butuh bedah nalar total. Berikut adalah protokol perlawanan […]

Perjamuan “Bangsa Bisu”: Antara Nasi Kotak dan Hegemoni Nalar

Oleh: Achmad Husnin Al-Muafi Dunia pendidikan kita hari ini sedang terjangkit sebuah sindrom yang sangat “ilmiah” namun destruktif: pendekatan empiris-materialis yang linier. Kita dibiasakan melihat segala sesuatu dari satu sisi, menyimpulkan dalam sekali olah, dan yang paling berbahaya menganggap bahwa urusan perut otomatis menyelesaikan urusan otak. Puncak dari narasi ini mewujud dalam program Makan Bergizi […]

Lihat Postingan Lainnya