

ESENSIAL.ID – Hasil Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kasulampua) Tahun 2026 diharapkan menjadi acuan strategis dalam menentukan arah pembangunan kawasan timur Indonesia ke depan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang saat menutup kegiatan tersebut di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (15/4).
Dilansir dari Diskominfo Kaltara, penutupan Konreg ini menandai berakhirnya rangkaian diskusi dan pertukaran gagasan antar pemangku kepentingan terkait kondisi dan arah pembangunan ekonomi regional berbasis data PDRB. Forum ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga para ahli yang memberikan masukan strategis selama kegiatan berlangsung.
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah berkontribusi aktif dalam forum tersebut. Ia menilai, berbagai masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Terima kasih kepada seluruh peserta. Kehadiran dan masukan yang diberikan sangat penting bagi pembangunan Kasulampua ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil dari Konreg ini tidak hanya menjadi bahan diskusi semata, tetapi akan dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat provinsi, regional, maupun nasional. Menurutnya, rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi wilayah Kasulampua. Kolaborasi dinilai menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di kawasan timur Indonesia yang memiliki karakteristik wilayah yang beragam.
Dengan berakhirnya Konreg PDRB Kasulampua 2026, pemerintah daerah diharapkan dapat segera menindaklanjuti rekomendasi yang telah disepakati bersama. Langkah ini dinilai penting agar arah pembangunan yang direncanakan benar-benar dapat diwujudkan secara konkret dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.